Please, jangan pilih gender bayi…

Saya tahu banyak yang tidak sepaham dengan saya, tapi saya harus mengemukakan pendapat saya ini.

Setiap orang, laki-laki atau perempuan, sudah atau belum menikah, baik yang sudah dewasa atau masih anak kecil sekalipun ada kalanya punya bayangan tentang gender keturunan mereka
" Pengen anak cowok supaya bisa maen bola bareng bapaknya"
" Pengan anak cewek aja ah, supaya bisa didandani"
dll …dst…
Memang itu hak setiap orang untuk berangan2 tentang jenis kelamin anaknya, bahkan terkadang itu terjadi di luar kesadaran kita. Biasanya kalo seorang wanita secara tidak sadar mendambakan anak perempuan dan sebaliknya.

Tapi ingat kah kita kalau anak itu bukan 100% hasil 'kreasi' kita? bukan buah dari keahlian kita 'membuat' keturunan? Tapi mereka adalah titipan. Lha kalo kita dititipin, masak mau pilih2? Ibaratnya ada seorang teman akan pergi ke luar kota dan akan menitipkan mobilnya pada kita, apalkah pantas kalau kita bilang " Aku dititipin mobil yang BMW aja ya". Masih sukur kita dipercaya untuk dititipi dan merawatnya, kok masih pilih2.

Kebetulan di Ayahbunda edisi bulan ini dibahas masalah itu. Sayangnya yang dibahas bukan pentingnya menerima gender anak apa adanya, tapi malah berbagai alasan kenapa orang tua lebih memilih anak cewek atau anak cowok. Bahkan ada yang terang2an bilang lebih memilih anak cowok karena masih ada ketidakadilan gender di Indonesia. Kalau saya pikir2 lagi, bukankah pemikiran orang tua itulah yang menjadi titik awal ketidak setaraan gender? Kalau ada yang bilang " Enakan anak perempuan, lebih nurut dan ga bandel" atau "Anak pertama harus laki2 supaya bisa melindungi adik2nya" Bukankah itu artinya kita memberi label bahwa anak laki2 semuanya bandel dan anak perempuan tidak becus melindungi adik2nya? Bukankah pemikiran dini itulah yang menumbuhkan ketidaksetaraan gender? Mengapa kita tidak berpikir bahwa anak laki2 atau perempuan akan menjadi anak yang berbakti dan tidak nakal bila diasuh dengan benar

Itu tadi dari sisi hakikatnya. Nah kalo dari sisi psikologis anak, pernahkah berpikir bagaimana perasaan seorang anak yang mendengar orang tuanya berkata pada orang lain "Iya anak saya cewek lagi, padahal pengennya cowok". Rasanya seperti seorang anak yang tidak diharapkan kehadirannya. Saya tidak berlebihan, karena itu terjadi di sekitar saya. Seorang anak perempuan yang tidak suka memakai rok berkata dengan lugas "Aku ga suka pake rok, soalnya dulu papa pengen anak cowok". Secara tidak sadar dia berusaha memenuhi keinginan orang tuanya dan beranggapan itu wajar. Atau seorang anak laki2 yang iri dengan adik perempuannya karena sang ibu lebih mencurahkan perhatinnya pada si bungsu yang lama ditunggu2.

Saya tahu angan2 itu terkadang tidak terbendung, meskipun di mulut bisa bilang "laki2 atau perempuan sama saja, yang penting sehat" (bakan udah bilang gini pun masih aja ada yang nyinyir "ya iyalah kalo anak pertama ya sama aja"). Saya pun bukan pengecualian, hidup disekitar wanita2 tangguh yang anaknya kebanyakan perempuan membentuk pemikiran bahwa saya siap punya anak perempuan, saya sudah tau seluk-beluknya. Setelah mengetahui kami mendapat anak laki2, hei lucu juga ya sepertinya menantang. Dan ternyata sama saja anak perempuan atau laki2 ada enak dan tidaknya.

Bagaimanapun sebaiknya kita berdamai dengan diri kita sendiri, anak kita dan Tuhan bila kenyataan tidak sesuai dengan harapan kita. Karena memang benar adanya, anak laki2 atau perempuan sekarang sama saja. Kita bukan hidup di Cina dimana anak perempuan dibunuh, atau di jaman kartini dimana anak perempuan tidak mendapat perlakuan setara, atau di Amazon dimana anak laki2 jadi budak. Percayalah kita bisa mendidik seorang anak yang sukses, berbakti, disegani, baik itu perempuan atau laki2.

Advertisements

One thought on “Please, jangan pilih gender bayi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s