(kami semua menginginkan) Anak yang Sukses

Sebagai anak, kita pasti sudah sering melihat atau mengalami sendiri perseteruan anak dengan ortu tentang pilihan hidup. Seperti saat kita masih bayi, ortu selalu merasa mereka tahu yang terbaik buat kita. Sedangkan kita merasa sudah dewasa, merasa sudah seharusnya membuat pilihan sendiri. Semua berputar2 seperti lingkaran setan. Jauh di dalam hati pasti kita akan berpikir “Kalo aku punya anak, aku nggak akan seperti itu”. Benarkah?

Mungkin sudah berjuta kali kita berkata bahwa kita hanya ingin yang terbaik untuk anak kita dan akan menghargai pilihan dia untuk masa depannya. Hanya karena ibunya guru, bukan berarti anaknya kudu jadi guru dst. Tapi sadarkah kita kalo di dalam pikiran kita sudah ada gambaran ‘masa depan’ yang menurut kita ideal untuk anak kita. Meskipun kita selalu berkata, aku hanya ingin anakku berhasil dan bahagia. Tapi sadarkan kita bahwa kita punya definisi sendiri tentang ‘bahagia’ dan ‘berhasil’ yang mungkin berbeda dengan anak kita?

Yang aku tahu, aku merasakan seperti itu. Aku ingin jadi ortu yang demokratis dan menghargai pilihan anakku. Tapi bagaimana kalau ternyata dia mengambil pilihan yang tidak terbayangkan olehku? Atau mungkin pilihan yang tidak termasuk dalam daftar ‘ideal’ ku.

Bagaimana kalo ternyata anakku memutuskan tidak mau kuliah dan akan berjuang menghidupi dirinya sendiri. NO WAY! Sama sekali tidak ada dalam kamusku. Tapi bukanka dia sudah cukup dewasa untuk membuat pilihan dan konsekuen dengan pilihannya? Tapi kami orang tuanya sudah bersedia membiayai kuliahnya, tidak semua orang seberuntung itu. Lalu apakah dia harus kuliah hanya karena ‘ada yang membiayai’, bukan karena keinginan pribadinya?

Bagaimana kalau ternyata anakku ingin menjadi tentara dan bertekad mengorbankan jiwanya demi apa yang diyakininya? NO WAY! Aku tidak melahirkan anak untuk melihatnya mengorbankan jiwanya. Aku tidak bisa hidup dihantui perasaan ‘apakah dia akan pulang dengan selamat’. Tapi bukankah itu hal yang mulia untuk memperjuangkan dan membela negaranya. Membela keyakinannya? Bukankah itu yang ingin aku tanamkan dalam dirinya?

Bagaimana kalau ternyata anakku menyatakan bahwa dia akan tinggal di tepi pantai, menikmati hidup dan mendapat penghasilan dari menyewakan perahu. Itu akan membuatnya bahagia. NO WAY. Itu bukan kehidupan sukses yang aku bayangkan. Tapi bukankah aku ingin dia bahagia?

Bagaimana kalau akhirnya anakku menjadi pengusaha sukses yang berkecukupan, tapi enggan menikah dan memiliki keluarga. NO WAY! Kekayaan itu tidak akan ada artinya tanpa keluarga. Siapa yang akan mengurusnya kelak dia sudah tua? Sepertinya aku mengutarakan alasan yang sama yang digembar-gemborkan ibu2 yang ‘memaksa’ anaknya untuk menikah. Dan aku begitu membenci ibu2 itu.

Bagaimana kalo akhirnya anakku berhasil dalam karirnya, memiliki keluarga dan anak yang lucu2, tapi dia tidak bahagia? Tidak….aku juga tidak menginginkan itu terjadi pada kehidupannya. Aku ingin dia memiliki kehidupan seperti aku, seperti ayahnya, seperti kebanyakan orang di sekitarku. Tanpa sadar aku menciptakan gambaran masa depan yang ideal untuknya, meskipun sekuat hati aku menyatakan aku ingin dia memilih jalannya sendiri.

Yakinlah Anda bahwa itu adalah dilma yang sedang berkecamuk dalam pikiran saya. Mungkin terlihat seperti sebuah pikiran yang terlalu dini mengingat usia anak saya. Tapi paling tidak saya memiliki waktu untuk membangun mind set saya, mind set kami sebagai orang tua, tentang apa yang kami harapkan dari masa depan anak kami. Kami hanya tidak ingin menjadi orang tua yang dijauhi anaknya karena pebedaan pendapat tentang pilihan hidupnya. Kami sangat ingin, ingin sekali, sepenuh hati ingin menjadi orang tua yang selalu mendukung anaknya. Selalu ada di depan mereka memberi teladan, selalu ada di samping mereka menemani dan selalu ada di belakang mereka….mendukung.

I love you my son. One day you read this, you’re gonna know that whatever happen in the future, we want what’s best for you.

 

 

Advertisements

One thought on “(kami semua menginginkan) Anak yang Sukses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s