Oleh-oleh Mozi dari ‘Sekolah’

Despite segala airmata, darah dan keringat -ku dan mozi- dalam perjuangan kami menyesuaikan diri dengan rutinitas Daycare-Kantor. Aku melihat banyak manfaat yang kami dapatkan dari 8 jam /hari Mozi di Taman Balita Sejahtera-nya. Yang pasti sih:

  • Aku lebih tenang ninggal dia kerja
  • Mozi lebih terjamin makan, minum susu dan tidurnya
  • Mozi nggak bosen di rumah terus
  • Mozi banyak temen seumurannya
Selama Mozi di TBS, yang udah jalan sekitar 20 hari-an, pasti dia menyerap hal-hal baru yang nggak dia pelajari di sekolah. Nah karena aku nggak bisa memantau 100%, hanya bergantung pada laporan guru dan nengok sekali2, jadi aku ga bisa tau segala sesuatu yang dia dapat di 'sekolahnya'. Aku biasa bilang 'sekolah' ke Mozi (dan kelaurga) karena memang disana dia tujuannya belaja (belajar disiplin dan sosialisasi) meskipun nggak ada pelajaran resmi. Selain itu juga untuk membiasakan dia dengan konsep sekolah, karena kakak2 sepupunya udah pada sekolah jadi biar dia ngerasa sama kayak kakak2nya (kakak Ken sekolah, Mozi juga).

Mengamati Mozi selama di rumah (weekend dan pulang kerja) aku kadang terkaget2 dengan kelakuan dia yang kadang2 baru buatku. Hem…bisa jadi dia dapet dari sekolahnya nih. Kecil dan sederhana sih, tapi cukup untuk menghapus nelangsaku kudu ninggal Mozi tiap hari.??
  • Udah bisa membedakan dan fasih bilang "kakak" untuk anak2 yang udah gede dan "adek" untuk bayi2 yang digendong. Ya pasti karena di TBS nya dia gaul sama anak beraneka umur, dan dia termasuk yang 'anak tengah'. Ada yang udah 2-3 tahun, ada juga yang masih precil digendong2 belum bisa jalan.??
  • Lucunya, pas aku bawa nengokin bayinya temen. Dia kayak tau gitu cara memperlakukan bayi. Aku udah takut2 aja dia bakal 'nyakar' (ngelus dengan sekuat tenaga) atau 'mukul' (menyapa dengan semangat) karena emaknya ini udah jadi korban smackdown tiap hari. Eh tapi dia bisa kok nunjuk2 hidung, pipi, rambut si bayi dengan hati2. Terus ngasih mainan juga pelan2 di kaki si bayi (nggak dibanting). Mungkin di TBS dia diajari guru2nya gimana maen sama 'adek2nya' dan dikasih tau kalo dia agak kasar.
  • Meskipun masih ga jelas, dia udah bisa bilang "ijo" "biru" "putih" meskipun masih belum bisa bedain warna. Karena di kelas balita (mozi masuk kelas bayi) ada pelajaran mengenal warna, dan Mozi sering nimbrung katanya.??
  • Yang masih misterius adalah, dia jadi suka bersenandung sendiri yang aku sendiri ga bisa nebak lagunya, kira2 seperti ini "huuu papaptu..huuu papaptu…ma..ma..bu". Nggak cuma sekali, tapi itu lirik diulang2 terus. Kira2 di sekolah sering diputerin lagu apa ya
  • Kalo lagi nganggur, ato denger lagu dia jadi suka endut-endutan sendiri sambil tangannya dikepak2-kan seperti sayap. Ternyata itu gerakan senam pagi-nya setiap hari di sekolah….hhuhuhu pasti lucu skali, kapan2 nonton ah.??
  • Kalo aku tanyain, di sekolah Mozi main sama sapa aja, dia dengan asal bilang "tate..bebe…teti" lha tebak sendiri itu nama siapa aja, belum tentu itu nama orang.
  • Akhir2 ini kan dia lebih suka makan sendiri, nyendokin/nyomot makanan sendiri dari piring. Nah anehnya, sebelum masuk mulut makanannya selalu ditiup2, padahal gak panas. Perasaan aku jarang deh nyuapin dia panas2. Bisa jadi Bunda-nya di sekolah biasa niup2in makanan sebelum disuap.??
  • Lah yang parahnya adalah, kalo ada makanan jatuh dia pungut dan ditiup2, terus dimasukin mulut. Haaahhh….sapa ini yang kasih contoh inih! Meskipun emak bapaknya penganut ajaran "Belum Lima Menit" tapi kita ga pernah kasih liat di depan Mozi.??

Keep Learning my child..
Advertisements

2 thoughts on “Oleh-oleh Mozi dari ‘Sekolah’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s