Riwayat Kesehatan si Mozi

Daripada masalah ini tumpang tindih di kepalaku, menggandolinya hingga pusing. Mendingan ditata ulang dan dituangkan sekalian. Supaya enteng dan jelas duduk perkaranya (paan emang?)

Dibandingkan banyak ibu2 lain yang bercerita tentang anak2nya yang memiliki masalah kesehatan serius yang selalu bikin miris. Menurutku Mozi termasuk anak yang sehat dan ga banyak gangguan kesehatan. Tapi memang ada beberapa gangguan kesehatan yang masih ngganjel dan perlu penyelesaian.??

1 bulan
4 hari setelah lahir, tepat sehari sebelum dibolehkan pulang dari RS, Mozi didiagnosa kuning. Menurut dokter harus disinar selama 24jam kalo mau efektif, dengan asupan ASI dan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Jadilah umur 4 hari Mozi udah diambil darahnya untuk diperiksa kadar kuningnya dan untuk ditentukan golongan darahnya. Ternyata dia ber-golongan darah sama dengan bapaknya; O. Mozi ditangani oleh dokter anak yang mendampingi kami saat proses kelahiran; dr. Lintang di RS. Hermina. Setelah pulang pun Mozi masih harus minum puyer dan dipanaskan pagi2.

2-10 bulan
Mungkin karena masih ASI dan MPASi jadi ga ada gangguan kesehatan yang serius. Palingan meler dikit, atau muntah karena kebanyakan makan, atau gangguan bab karena makanan terlalu kasar, atau gejala2 bercak merah pada kulit kalo makans seafood. itu semua segera hilang setelah makana pencetusnya dihindari.??

11 bulan
Setelah imunisasi usia 1 tahunnya lengkap, kami periksakan lagi Mozi ke dokter untuk memantau pertumbuhannya. Sejak umur 5/6 bulan Mozi sudah ditangani dr.Anik di RS. Hermina. Di usia 12 bulan Mozi termasuk balita yang aktif, perkembangan motoriknya juga bagus, hanya saja sampai usia 1 tahun ini Mozi belum juga tumbuh gigi dan berat badannya belum bertambah secara signifikan. Setlah kami jelaskan asupan makanan dan susunya, dokter menyarankan Mozi untuk mulai dikenalkan dengan susu sapi, karena ada kemungkinan asupan ASI saja tidak cukup untuk kebutuhan nutrisinya. selain itu untuk makanan pendampingnya disarankan untuk makan yang lunak dan diberi banyak sayur dan buah untuk memperlancar BAB. Untuk second opinion kami meminta pendapat dr. Sidharta dokter anak yang menangani saya waktu kecil dulu. Dokter Sidharta sependapat untuk menambah asupan susunya dan vitamin untuk pencernaannya. Sedangkan untuk pertumbuhan gigi harus diwaspadai bila sampai umur 14 bulan tidak tumbuh, maka harus difoto agar bisa diketahui kondisi gusi dan rongga mulut.

13 bulan??
Mozi sempat mengalami flu yang cukup berat. Menurut kami cukup berat karena Mozi terus menerus batuk dan hidungnya tersumbat hingga mengganggu tidur, makan dan kegiatan lainnya. Bahkan Mozi yang biasanya aktif jadi lesu dan selalu rewel. Dan ini berlangsung hingga hampir 2 minggu. Karena gejala sakitnya mulai muncul saat kami di Bogor, maka Mozi pertama kali ditangani oleh dokter anak di RS. Hermina Bogor. setelah kembali ke Malang kembali ditangani oleh dr. sidharta dan diberi obat untuk mengurangi gejala radang dan flunya. Ternyata beberapa hari kemudian giginya tumbuh sekaligus 5 yang membuat gusinya bengkak dan rahangnya panas. Meskipun masih demam dan lesu, tapi kami cukup lega mengetahui penyebabnya.??

15 bulan
Setelah kami pindah ke Jakarta, kami berniat memeriksakan kondisi kesehatan Mozi. Keluhan selama ini memang tidak serius, tapi cukup mengganggu; BAB nya sering keras, sering meler dan batuk2 yang nggak sembuh, dan berat badannya statis sejak umur 9 bulan. Padahal makannya banyak dan cukup bergizi menurutku. Oleh dr. Widodo di RS. Bunda Menteng kami disarankan untuk menjalankan diet alergi. Karena dari beberapa tanda2nya, Mozi ada kemungkinan memiliki pencernaan yang sensitif sehingga tidak tahan terhadap suatu zat yang menyebabkan penyerapan nutrisinya terganggu. Selain menghindari beberapa jenis makanan, Mozi juga diberi vitamin dan diminta untuk mengganti susunya yang lebih mudah dicerna pencernaan anak. Karena setengah hari Mozi di sekolah, jadi pantanganya memang kurang dipatuhi meskipun kami tetap mengawasi apa saja asupannya dan apa saja gejala yang timbul. Untuk susunya kami ganti dari susu UHT Ultra ke susu SGM.??

Tidak berapa lama kemudian kami kembali menemui dokter anak untuk memeriksakan batuk dan pileknya yang masih juga belum sembuh dan meminta pendapat dokter untuk pemeriksaan alergi. Kali ini kami ditangani dr. Risma. Dokter memberi obat flu dan anti alergi dan rujukan untuk pemeriksaan alergi yang bisa dilakukan bila anak sudah fit dan tidak lagi mengonsumsi antihistamin. Tapi tidak jadi kami periksakan alergi karena kami kurang nyaman dengan prosedurnya.??

.??
16 bulan
Setelah pilek dan batuknya mereda (meskipun belum sembuh sepenuhnya) Mozi beberapa kali demam sampai 38'c. Tapi biasanya hanya sebentar dan segera turun demamnya setelahj diberi obat panas. Tapi setelah beberapa kali berulang, kami khawatir juga. Karena demam yang 4 hari berturut2 biasanya merupakan gejala penyakit serius. Meskipun Mozi tidak demam terus menerus, akhirnya kami periksakan ke dokter. kali ini untuk menghindari antrian panjang kami memilih untuk ditangani dokter jaga di RS. Bunda Menteng dr. Wenny. Dari pemeriksaan fisik dokter tidak menemukan gejala serius pada pernafasan atau badannya. Namun untuk kepastiannya kami diminta untuk tes lab. Maka kami penuhi saran dokter untuk tes darah dan urin-nya. Memang prosedurnya tidak mudah untuk mengambil darah dan urin balita, tapi menurut kami tidak berbahaya, jadi kami jalani saja. Dari situ didapat hasil bahwa Mozi mengalami infeksi di daerah saluran kencingnya. Ini berkaitan dengan diagnosa beberapa dokter sebelumnya (dr. Anik dan dr anak di sekolahnya) yang mengatakan bahwa Mozi memiliki saluran kencing yang tertutup, sehingga sangat rentan terhadap pertumbuhan kuman dan bakteri. Oleh dr. Wenny kami diberi antibiotik untuk mengobati infeksinya.??

17 bulan??
Setelah mendapat banyak masukan dari berbagai pihak, kami bertekad untuk mengkhitankan Mozi. Untuk kesehatan dan kebersihan saluran kencingnya. Untuk itu kami mempercayakan pemeriksaannya pada dokter bedah di Malang, dr. Lulik di RS. Hermina Malang. Setelah mendapat penjelasan singkat kami tentang riwayat kesehatan Mozi dan pemeriksaan fisik, dr. Lulik setuju untuk melakukan sirkumsisi dengan catatan Mozi harus sehat dan sembuh dulu dari batuk dan pileknya. Untuk itu kami dirujuk ke dokter anak; dr. Haryudi. Dari dokter haryudi kami diberi obat batuk dan pilek biasa, sambil dirujukkan tes darah dan foto paru-paru ke laboratorium untuk memastikan penyebab batuk pileknya apakah ada gejala alergi, infeksi atau gangguan paru2. Sementara itu Mozi tetap harus diet anti alergi dan mengganti susunya dengan susu hypoallergennic, yang disarankan adalah NAN-HA 2. setelah dicobakan, ternyata Mozi nggak suka. Mungkin dia terbiasa dengan susu yanng manis dan gurih, sedangkan susu hypoallergenic terasa hambar dengan sedikit aroma pahit getir. bahkan setelah diberi madu sekalipun tidak banyak berubah. Mungkin akan kami coba berikan susu HA lain yang rasanya lebih mudah diterima. Sementara itu hasil lab nya baru saja masuk dari hasil tes darahnya tidak ada tanda2 alergi, tapi ada sedikit infeksi di paru2nya yang harus segera ditangani.??

Kembali saya bersyukur nggak ada alergi macem2, karena kasian Mozi suka makan dan dia tersiksa banget ga boleh makan aneh2. Di sekolah pun kata gurunya, Mozi terpaksa 'dikurung' di box kalo temen2nya lagi makan cemilan yang dilarang. karena mozi pasti minta dan biasanya dikasih. kali ini karena dilarang dia jadi ngamuk. Tapi ya sekarang difokuskan untuk menyembuhkan batuk-pileknya. dulu sih masih batuk berdahak biasa, tapi sejak dikasih obat batuk kok jadi batuk kering yang mengganggu banget sampe dia ga bisa tidur. Semoga kali ini diagnosanya tepat jadi cepet sembuhnya, cepet sunat jadi infeksi2nya ilang. semoga abis itu pertumbuhannya ga terhambat lagi deh. Aminn….

Fokus!! fo
kus pada Mozi!!
Advertisements

3 thoughts on “Riwayat Kesehatan si Mozi

  1. Duuhh, kasian si Mozi :(Semoga infeksi di paru-parunya cepet ditangani y..Mau share aj, dulu si Adit juga pernah infeksi di saluran kencingnya.Persiiisss penyebabnya kaya yang dialami Mozi dan waktu itu emang tu anak jadi cepet kena penyakit.Ga bisa makan yang macem-macem waktu itu karena kalo jajan diluar atau makan sesuatu yang berlebih, langsung dia jadi sakit.Waktu itu larinya pasti ke pencernaannya dia.Yang diare lah sampe kena tipes dan bolak balik rawat inap sampe si suster" di Hermina hapal ma Adit hehehe Dan kata dokter ny dulu sih bilang, pemicunya bisa dari saluran kencingnya itu tuh..Makanya Adit juga pas balita (lupa gw berapa tepatnya) disunatnya.Cepet sembuh y Mozi..abis itu minta Ibu khitanin.Mudah-mudahan abis itu daya tahan tubuhny lebih kuat πŸ™‚

  2. Subhanllah persis bangeettttt<div>gw udah tambah pusing aja nih sepagian mozi rewel dan batuknya makin parah</div><div>eh ternyata di badannya bentol2 merah kayak reaksi alergi, padahal lagi diet alergi. aneh kan</div><div> tapi kalo dari cerita lo, kayaknya emang si infeksi ini menjalarnya kemana2 ya</div><div>bisa mempengaruhi stamina banget jadi banyak sakit2 lain</div><div>moga2 deh abis di khitan hilang semua sakit2nya. amiiin</div><div> cuma kata dokter bedah khitannya kudu nunggu batpil nya sembuh dulu…pe-er banger dah</div><div><br></div><div>tengkyu ki<br><br></div>

  3. Duuuhhh sehat ya mozi… Cepet sembuh batpilnya, smoga abis dikhitan trus sehat sak terus’e. Tambah besar smg udah ga pake alergi2 lagi ya, Le… *gendong2 mozi* *dipancal mozi* *balekno maneh nang ibu’e* πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s