Bukan Karena Aku

Kalau dia bisa menirukan lagu-lagu, itu bukan aku

Kalau dia bisa mengerti perintah yang diberikan padanya, itu bukan aku
Kalau dia bisa menghafal nama panggilan orang-orang di sekitarnya, itu bukan aku
Kalau dia bisa menciptakan mainan sendiri dari barang-barang yang ada, itu bukan aku
Kalau dia bisa menyukai aneka jenis makanan, itu bukan aku
Kalau dia bisa tertawa-tawa dan berlarian meski hidungnya mampet dan batuk-batuk, itu bukan aku
Bukan aku yang membuatnya bisa, tapi Dia. Pasti Dia, dengan segala kekuasaan dan kasih sayangnya.
Dia yang membuatnya tumbuh menjadi balita yang sehat dan pintar. 
Karena aku, aku banyak mengacau
Aku yang mengajaknya keluar rumah malam hari naik bajaj
Aku yang meninggalkannya setiap pagi dan membuatnya menangis
Aku yang meneriakkan kekesalan setiap ia melakukan hal yang tidak kuinginkan
Aku yang membuatnya tinggal di sepetak kamar, jauh dari suasana rumah yang ideal
Aku yang memberinya nasi dan abon setiap kali aku kehabisan bahan makanan
Aku yang membuatnya tinggal di kota polusi yang tidak sehat
Aku mengkhianati kepercayaanmu ya Allah. Maafkan aku.
Tolong lindungi anakku, lindungi dia dari penyakit berbahaya, lindungi dia dari niat jahat, lindungi dia dari pikiran negatif…..lindungi dia dari aku. 
Dan bantu aku menjadi lebih baik. 

Amin

Berdoa
(Image: my flickr )
Advertisements

2 thoughts on “Bukan Karena Aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s