Pendidikan Sex Pada Anak

Berawal dari berita pelecehan dan kekerasan seksual pada anak yang sedang hangat dibicarakan, seperti ortu2 lainnya aku jadi seperti diingatkan: Bagaimana mau mendidik sex pada anak dan menghindarkan dia dari kejadian2 yang tidak diinginkan. Dari membaca, mendengar dan mengalami sendiri pendidikan sex dari orang tua, maka disini aku berusaha memetakan strategi kami sebagai orang tua untuk menyiapkan anak kami. Yang pasti kami harus menanamkan bahwa:

  • Sex bukan pembicaraan yang tabu, (tapi juga bukan kelakuan yang tabu selama dalam norma yang benar)
  • Anak harus nyaman berbicara tentang sex dan hal2 lainnya pada orang tua 
  • Ada bagian2 tubuh kita yang tidak boleh diumbar pada orang lain
  • Agama harus selalu dijadikan dasar segala tindakan kita 
  • Tuhan selalu mengawasi kita 

Maka yang harus kami lakukan sejak dini adalah
  1. Selalu mengawasinya sebaik mungkin, dan selalu memastikan anak berada di lingkungan yang aman 
  2. Sebisa mungkin mengajari anak menceritakan hal2 apa saja yang terjadi hari ini, dengan harapan dia akan terbiasa untuk menceritakan hal2 yang mengganggunya saat kami tidak ada
  3. Mengenalkan pada balita kami bagian2 tubuhnya yang harus dijaga dengan tidak menyentuh atau membukanya didepan orang lain. Caranya dengan memberi contoh yang baik dan memberi pengertian dengan bahasa yang sederhana, tidak memarahi. Dimulai dari kata ‘malu’, berkembang menjadi ‘menjaga’ dan ‘menghormati’. 
  4. Meskipun waktu masih kecil paparan terhadap tv dan media lain masih dibatasi, tapi tetep kalo ada adegan2 yang kurang pantas di tivi dijelaskan dengan terbuka pada anak apa hukumnya dan bagaimana seharusnya. Tidak perlu menutup2i dan membuatnya semakin penasaran lalu akhirnya mencari tahu dari sumber lain selain orang tuanya. 
  5. Menjelaskan darimana datangnya bayi dengan dasar ‘pemberian Tuhan’ lalu berkembang pada konsep ‘pernikahan’. 
  6. Mungkin kalo udah gedean mulai diajari gimana cara menolak dan menghindari tempat/orang yang berbahaya 
  7. Bahwa tidak ada seorangpun yang boleh memaksanya melakukan apapun yang tidak sesuai dengan hati dan kehendaknya. 
  8. Mungkin kalo kitanya udah well-informed dan anak sudah siap, baru dibekali pendidikan kesehatan seksual dan anatomi…beuh beraatss
Yah namanya ortu ya mau kalut kayak apa, yang bisa dilakukan cuma mendidik, membimbing dan mengarahkan. Seorang anak memiliki perasaan, pemikiran dan jalan hidup yang berbeda dengan kita. Jadi ya kita tugasnya adalah memastikan yang terbaik untuk dia, dan tentu saja meminta bantuanNya untuk selalu menjaga dan menunjukkan jalan yang benar pada sang buah hati. 

Kalo udah kepentok masalah beratnya parenting kayak gini aku cuma berharap pedomanku benar; Bahwa pendidikan agama dan kasih sayang keluarga adalah tameng terbaik. Terbukti berhasil pada kami orangtuanya, dan semoga berhasil juga pada anak kami. Aminn….ya robbalalamin. 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s